Beberapa kemungkinan yang terjadi server down atau website down :
Natural Disaster.
Natural disaster atau sebuah bencana. Salah satunya adalah bencana alam, gempa, tsunami, longsor dan lain halnya. Dengan ketidakmampuan untuk memprediksi terjadinya natural disaster, perencanaan recovery bencana ini biasa disebut dengan Disaster Recovery Plan (DRP) bagi sebuah penyedia layanan. Dengan adanya perencanaan DRP yang tepat, kerugian dari matinya layanan bisa diminimalisir bahkan dihindari.
Hacker
Hacker adalah seseorang yang dengan sengaja mengambil alih sistem dan bahkan mematikan layanan system yang berfungsi. Ini mungkin di akibatkan kelalaian kamu untuk password atau juga lupa me-log out aplikasi atau website yang kamu akses. Pastikan kamu menghapus history dan cache ketika login system website kamu di tempat publik.
DNS
DNS yang bermasalah apakah hosting yang terpasang DNS dengan benar. Karena jika DNS bermasalah maka sama seperti server tidak ditemukan yang menyebabkan tidak bisa diakses.
Traffic Membludak
Konten yang di sajikan di website sedang viral sehingga banyak pengunjung. Hal ini menyebabkan down website yang sedang diakses. Solusinya menaikkan kapasistas dari web hosting.
Plugin / Aplikasi Bajakan
Pengguna yang nakal menggunakan aplikasi bajakan yang terinstal di website bisa juga mempengaruhi kestabilan hosting atau websit. Jangan menginstall aplikasi yang belum memiliki kejelasan ke dalam hosting dan website. Berkaitan dengan kinerja yang dihasilkan akan mempengaruhi hosting lainnya.
Kelemahan Sistem / Single point of failure
Single point of failure (SPOF) adalah satu titik kelemahan dari sebuah sistem. Jika ada titik kelemahan akan terjadi failed, error atau gagal berjalan maka yang akan terjadi seluruh system tersebut akan berhenti berfungsi. Menghilangkan SPOF ini bisa dilakukan dengan merancang desain perencanaan, kemudian perencanaan pemilihan hardware, software serta monitoring dan kontrol yang dispilin pada sistem yang berjalan.